Kamu terlalu absurd untuk ku logiskan,
kamu terlalu rumit untuk dijelaskan kehadirannya,
hari ini,,bahkan saat kamu tidak menyapaku & tidak lagi menjadi sebab dari senyumku.
Saat kamu seperti menunjukan jalan perhentian, ternyata aku masih diam* menunggumu.
Kita hanya sebagian kecil, kita hanya secuil rencana tuhan.
Aku & kamu menjadi bagian sempurna dalam lingkup sederhana bernama cinta.
Kepadamu dengan penuh tanya,, sebenarnya apa yg kita harapkan dari perasaan ini ??
Apakah kamu hanya mimpi disiang bolong??
Apakah kamu hanya rindu yg terhisap angin tadi malam ??
Berikan aku jawaban sayang,,
aku benci dalam keadaan tak tau apa* sama sekali.
Aku benci ketika hanya bisa mencintaimu dalam diam!
Katakan padaku apa yg harus aku lakukan !?
Berikan aku jawaban, atau berikan aku tanda seru, tapi tolong jangan berikan aku tanda tanya.
Aku benci ketika harus dek-dek-an membaca tulisan yg dihasilkan jemarimu.
Aku benci harus diam* mencintaimu.
Posting Komentar